Tingkatkan Pemahaman Petani Kopi Tanggamus terhadap Pemupukan Berimbang & Pemanfaatan Sumber Hara
Lampung, 20 November 2025, sebagai bagian pelaksanaan kegiatan Program ICARE dari Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) telah dilaksanakan Bimtek yang bertema “Peningkatan Daya Dukung dan Kualitas Lahan dalam Meningkatkan Produktivitas Tanaman Kopi”. Kegiatan yabg berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari Petani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Koordinator Penyuluh, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Rachmat Hidayat dalam sambutannya Rachmat menyampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan melalui pemupukan berimbang dan pemanfaatan pupuk organik karena kesuburan lahan merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan produksi kopi khususnya di Tanggamus.
Agus Suranto sebagai Wakil Bupati Tanggamus, berkesempatan menyapa peserta serta turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Agus mendorong para petani dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari Bimtek ini, sehingga produksi kopi dan perekonomian Masyarakat di Tenggamus dapat ditingkatkan.
Acara Bimtek juga menghadirkan dua pembahas utama, sesi pertama, Dr. Adha Fatmah Siregar dari Balai Perakitan dan Pengujian Tanah dan Pupuk (BRMP Tanah dan Pupuk) menyampaikan materi mengenai Pemupukan Berimbang untuk Tanaman Kopi. Sesi kedua menghadirkan Wawan Mufti Sarjono, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, yang memaparkan pentingnya penggunaan bibit kopi berkualitas yang sesuai dengan kondisi agroekologi lokal.
Pada sesi ketiga dari BRMP Tanah dan Pupuk Elsanti, M.Si memberikan praktik lapangan berupa “Teknik Pembuatan Pupuk Organik/Kompos dari bahan baku lokal (insitu) seperti jerami padi dan kotoran hewan. Praktik ini bertujuan memberikan pemahaman langsung tentang teknik pengolahan pupuk organik/kompos secara sederhana yang dapat dilakukan oleh petani langsung, sehingga dapat mendukung kesuburan lahan dan pertanian berkelanjutan. (Els, AFS)